
Terungkap Alasan Israel Persulit Paskah Jemaah Kristen Palestina
Terungkap Alasan Israel Persulit Paskah Jemaah Kristen Palestina Dengan Berbagai Fakta Terkait Kejadian Tersebut, Yuk Kita Bahas. Sejak meningkatnya ketegangan akibat konflik antara Israel dan Hamas pada Oktober 2023. Maka pemerintah Israel memperketat pengawasan. Dan juga akses masuk ke wilayah Yerusalem. Tentunya yang termasuk terhadap warga Kristen Palestina yang ingin merayakan Paskah di kota suci tersebut. Tahun ini, jumlah izin masuk yang di keluarkan sangat terbatas. Namun hanya sekitar 4.000 izin di berikan dari total sekitar 50.000 umat Kristen Palestina.
Selain jumlah yang minim, izin tersebut juga di atur dengan ketat. Tentunya dalam hal durasi dan wilayah yang boleh di kunjungi. Puncak perayaan Paskah di Gereja Makam Kudus pun tidak luput dari pembatasan. Hanya 1.800 jemaah yang di izinkan masuk ke dalam gereja. Dan sekitar 1.200 lainnya di perbolehkan berada di luar. Keputusan ini memicu kecaman dari para pemimpin gereja yang menilai langkahnya.
Kekerasan Dan Intimidasi Terhadap Umat Kristen
Terungkap Alasan Israel Pembatasan Jumlah Peserta Dalam Upacara Keagamaan
Hingga historis yang sangat besar. Alasan resmi dari pemerintah Israel adalah demi keamanan publik. Kemudian juga dapat mengingat kondisi politik dan keamanan yang tidak stabil. Terutama sejak konflik dengan Hamas kembali pecah pada akhir 2023. Mereka juga mengklaim bahwa pembatasan ini di berlakukan untuk mencegah kemacetan. Dan juga potensi kekacauan di kawasan Kota Tua Yerusalem yang sempit. Namun, para pemimpin gereja Kristen, termasuk dari gereja Ortodoks, Katolik, dan Armenia. Kemudian yang mengecam keras pembatasan ini.
Mereka menyatakan bahwa langkah ini tidak hanya mengabaikan hak-hak agama. Akan tetapi juga melanggar tradisi yang sudah berlangsung selama ribuan tahun. Gereja-gereja menilai pembatasan ini sebagai bentuk kontrol berlebihan. Serta dengan bentuk tekanan terhadap kehadiran Kristen di Yerusalem. Selain itu, komunitas Kristen Kemudian pembatasan ini adalah strategi luas untuk mengurangi visibilitas.